The Nine Golden Habits

THE NINE GOLDEN HABITS

The Nine Golden Habits adalah merupakan sikap yang menjadi program unggulan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sebagai salah satu upaya mewujudkan cita-cita Muhammadiyah yakni menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Di sisi lain melalui program ini Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan ingin menawarkan investasi yang amat berharga untuk meraih keberuntungan besar, yakni syurga, Jannatun Naiim.

The Nine Golden Habits merupakan program penguatan nilai-nilai Islami bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang berfungsi sebagai perwujudan Visi dan Misi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara sehingga terwujud atmosfir Al-Islam  dan Kemuhammadiyahan bagi seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Badan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berharap kiranya seluruh civitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mampu merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga terwujud kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara yang Islami sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah.

AdapunLandasan program The Nine Golden Habits adalah :

  1. Perintah bertaqwa kepada Allah secara maksimal. (QS. Ali Imran : 102)

 

 Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islam.

  1. Perintah berlomba-lomba mendapatkan syurga. (QS. Al-Mutafifin : 22-28)

22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga), 23. Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. 24. Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan mereka yang penuh kenikmatan. 25. Mereka diberi minum dari khamar murni yang dilak (tempatnya), 26. Laknya adalah kesturi; dan untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-lomba. 27. Dan campuran khamar murni itu adalah dari tasnim, 28. (yaitu) mata air yang minum dari padanya orang-orang yang didekatkan kepada Allah.

 

  1. Perintah meneladani Nabi Muhammad SAW. (QS. Al-Ahzab : 21)

 

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.

  1. Amal yang paling dicintai Allah SWT. Adalah amal yang dilakukan secara terus menerus.

Dari Aisyah radliallahu ‘anhabah wadia berkata; Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah ditanya; “Amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Dia menjawab; ‘Yang dikerjakan terus menerus walaupun sedikit, lalu beliau bersabda: ‘Beramallah sesuai dengan kemampuan kalian.’

  1. Anggaran Dasar Muhammadiyah
  • Bab II Pasal 4 : (1) Muhammadiyah adalah Gerakan Islam, Da’wah Amar Ma’ruf Nahi Munkar dan Tajdid, bersumber pada Al-Qur`an dan As-Sunnah. (2) Muhammadiyah berasas Islam.
  • Bab III, Pasal 6 : Maksud dan tujuan Muhammadiyah ialah menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.
  • Substansi Idiologi Muhammadiyah. (Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah):
  • Hidup manusia harus berdasar tauhid, ibadah, dan taat kepada Allah.
  • Hidup manusia bermasyarakat.
  • Mematuhi ajaran-ajaran agama Islam dengan keyakinan bahwa ajaran Islam itu satu-satunya landasan kepribadian dan ketertiban bersama untuk kebahagiaan dunia akhirat.
  • Menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam dalam masyarakat adalah kewajiban sebagai ibadah kepada Allah dan ihsan kepada kemanusiaan.
  • ‘Ittiba kepada langkah perjuangan Nabi Muhammad s.a.w.
  • Melancarkan amal-usaha dan perjuangan dengan ketertiban organisasi.
  • Prinsip-prinsip tersebut dilakukan dalam rangka terwujudnya tujuan Muhammadiyah yaitu menjadi masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.